Renungan Islam

Ini Jalanku

Batas perjuangan hanyalah kematian,
tidak akan benar2 berhenti hingga mati telah menjadi saksi, dan tak akan ada reinkarnasi..
sungai juang akan terus mengalir dan semakin deras.
pohon semangat akan tumbuh semakin kokoh dan lebat.
pisau strategi menebas keras kelemahan diri.

dan tak akan ada kata berhenti,
tiada kata lemah lalu menyerah,
tiada resah,
tiada gelisah,
karena ku yakin..
ada ALLAH, dan semuanya akan berakhir dengan indah..

by: Renungan Islam.

Wanita

Wanita

Seorang wanita…

Air matanya adalah ungkapan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, & kebenggaan.

seorang wanita..

Mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit..

Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.

Seorang wanita..

Cintanya selalu tanpa syarat

dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang

dia girang & bersorak saat melihat kawannya tertawa

dia begitu bahagia mendengar kelahiran,hatinya begitu sedih mendengar berita sakit & kematian.

Tp dia selalu punya kekuatan untuk menghadapi hidupnya.

hanya ada satu hal yg kurang dari wanita,

kadang dia lupa betapa berharganya dia…

Bila tiba waktu berpisah

Bila tiba waktu berpisah

Di bawah naungan langit biru dengan segala hiasannya yang indah tiada tara
Di atas hamparan bumi dengan segala lukisannya yang panjang terbentang
Masih kudapatkan dan kurasakan
Curahan  rahmat dan berbagai ni’mat
Yang kerap Kau berikan
Tapi bila tiba waktu berpisah
Pantaskah kumemohon diri
Tanpa setetes syukur di samudera rahmat-Mu

Di siang hari kulangkahkan kaki bersama ayunan langkah sahabatku
Di malah hari kupejamkan mata bersama orang-orang yang kucintai
Masih kudapatkan dan kurasakan
Keramaian suasana dan ketenangan jiwa
Tapi bila tiba waktu berpisah
Akankah kupergi seorang diri
Tanpa bayang-bayang mereka yang akan menemani Continue reading

Menjadi Melati



Menjadi melatilah meski tampak tak bermakna.

Ia kan tebar harum mewangian tanpa meminta balasan.

Ia begitu putih seolah tanpa cacat.

Sebab ia tak takut hadapi angin dan hujan.

Dengan mungil tubuhnya ia tak pernah iri dengan mawar yang segar merekah,

dan tak pernah malu dengan bunga matahari yang menjulang tinggi.

Ia tak pernah dengki dan rendah diri pada keanggunan anggrek dan tulip yang berwarna-warni.

Dan tak gentar layu karena pahami hakekat hidupnya.

 

( thufail alghifari )

Bentuk Hati

Bunga bermekaran, suara burung berkicau
dentingan gemuruh yang ribut menandakan hidup
tiada yang pernah memasuki ruang hati seperti kau
setiap waktu, selalu kubisikkan, inilah hatiku

daun berguguran, waktu bergulir, seiring jejak kakiku bergetar
musim berganti, tiada rasa waktu berjalan begitu cepat
sambil tersenyum kau katakan aku dihatimu
kutatap sekelilingku, kusadari aku bahkan tak pernah memasuki hatimu

akan ada datangnya waktu, dimana tiada kau, tiada aku
tiada kita…
sayangku.

waktuku telah datang
malaikatku menyapa hangat
mengulurkan tangannya yang berkilau
dalam hidupku, kau penjaga hatiku
manisku.

( Gie )