Iman

  1. Sahabat Abi Hurairah ra telah berkata: Pada suatu hari Rasulullah saw sedang berkumpul dengan umat manusia, tiba-tiba ada seorang lelaki datang menghadap seraya bertanya: “Ya Rasulullah, apakah iman itu?” Jawab Rasulullah: “Iman adalah: percaya kepada Allah, percaya kepada para malaikat, percaya akan bertemu dengan Allah, percaya kepada utusan-utusan Allah, percaya kepada kitab-kitab Allah, percaya kepada hari akhir, dan percaya kepada qadar Allah.” Kemudian lelaki itu bertanya lagi: “Apakah Islam itu, ya Rasulallah?” Jawab Rasulullah: “Islam adalah beribadah kepada Allah dengan tidak menyekutukan-Nya, mendirikan shalat, membayar zakat yang telah diwajibkan, puasa di bulan Ramadhan, dan haji ke Baitullah Makkah.” Kemudian lelaki itu bertanya lagi:” Apakah ihsan itu, ya Rasulallah?” Jawab Rasulullah: “Hendaklah engkau beribadah kepada Allah swt seakan-akan engkau melihat-Nya. Kalau engkau tidak dapat melihat Allah, maka hendaklah sadar bahwa setiap gerak langkahmu berada dalam pengawasan Allah.” (HR. Bukhari).
  2. Sahabat Ibnu Utoar ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Islam didirikan di atas lima sendi: Bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan yang pantas disembah melainkan Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, beribadah haji, dan puasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari).
  3. Sahabat Ibnu Utoar ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Islam didirikan di atas lima sendi: Bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan yang pantas disembah melainkan Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, beribadah haji, dan puasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari).
  4. Sahabat Abdillah bin Amrin ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Orang Islam yang sejati adalah orang yang tetangganya merasa aman dari kejelekan ucapan dan perbuatannya, Sedangkan orang yang hijrah adalah orang yang menjauhkan diri dari segala larangan Allah.” (HR. Bukhari).
  5. Sahabat Abdillah bin Amrin ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Orang Islam yang sejati adalah orang yang tetangganya merasa aman dari kejelekan ucapan dan perbuatannya, Sedangkan orang yang hijrah adalah orang yang menjauhkan diri dari segala larangan Allah.” (HR. Bukhari).
  6. Sahabat Anas ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Salah seorang di antara kamu belum bisa dikatakan beriman sempuma sehingga dia bisa mencintai orang lain sebagaimana mencintai diri sendiri.” (HR. Bukhari).
  7. Sahabat Anas ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Salah seorang di antara kamu belum bisa dikatakan beriman sempurna sehingga dia bisa mencintai aku melebihi kecintaannya terhadap kedua orang tua dan anaknya serta umat manusia seluruhnya.” (HR. Bukhari).
  8. Sahabat Anas ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Tiga perkara yang apabila dimiliki oleh seseorang, maka dia akan merasakan kemanisan iman. Yakni mencintai Allah dan Rasul- Nya melebihi kecintaan kepada yang lain mencintai orang lain semata-mata hanya mencari keridhaan Allah, dan merasa benci mengulang perbuatan maksiat sebagaimana dia merasa benci dibuang ke dalam siksa neraka.” (HR. Bukhari).
  9. Sahabat Abi Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Allah memberikan jaminan kepada orang yang berjuang menegakkan agama-Nya: “Dia berjuang lantaran beriman kepada-Ku dan membenarkan ajaran yang dibawa Rasul-Ku, hingga kemudian Aku. mengembalikan dia dengan memperoleh pahala, rampasan perang, atau Aku masukkan ke dalam sorga.” Seandainya aku tidak merasa kasihan terhadap umatku, niscaya ku akan selalu berada di belakang pasukan perang. Sebab aku berkeinginan sekali terbunuh di jalan Allah kemudian hidup kembali, dan terbunuh lagi kemudian hidup kembali, dan terbunuh lagi.”(HR. Bukhari).
  10. Sahabat Abi Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Allah memberikan jaminan kepada orang yang berjuang menegakkan agama-Nya: “Dia berjuang lantaran beriman kepada-Ku dan membenarkan ajaran yang dibawa Rasul-Ku, hingga kemudian Aku. mengembalikan dia dengan memperoleh pahala, rampasan perang, atau Aku masukkan ke dalam sorga.” Seandainya aku tidak merasa kasihan terhadap umatku, niscaya ku akan selalu berada di belakang pasukan perang. Sebab aku berkeinginan sekali terbunuh di jalan Allah kemudian hidup kembali, dan terbunuh lagi kemudian hidup kembali, dan terbunuh lagi.”(HR. Bukhari)
  11. Sahabat Abi Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Allah memberikan jaminan kepada orang yang berjuang menegakkan agama-Nya: “Dia berjuang lantaran beriman kepada-Ku dan membenarkan ajaran yang dibawa Rasul-Ku, hingga kemudian Aku. mengembalikan dia dengan memperoleh pahala, rampasan perang, atau Aku masukkan ke dalam sorga.” Seandainya aku tidak merasa kasihan terhadap umatku, niscaya ku akan selalu berada di belakang pasukan perang. Sebab aku berkeinginan sekali terbunuh di jalan Allah kemudian hidup kembali, dan terbunuh lagi kemudian hidup kembali, dan terbunuh lagi.”(HR. Bukhari).
  12. Sahabat Abi Hurirah ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Orang yang berzina tidak akan melakukan perzinaan kalau ketika dia berzina dalam keadaan beriman. Seorang” pencuri tidak akan melakukan pencurian kalau ketika dia mencuri dalam keadaan beriman. Dan orang yang minum minuman keras tidak akan meminum minuman keras. kalau ketika dia meminum dalam keadaan beriman.” (HR. Muslim).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s