Renungan | Ungkapan Michael H. Hart tentang Nabi Muhammad SAW

Pendapat seorang penulis terkenal tentang Nabi Muhammad SAW

Michael H. Hart seorang penulis Barat terkenal, dalam bukunya the 100 a ranking of the most influential persons in history, yang artinya “Ranking dari 100 orang (tokoh) yang paling besar pengaruhnya sepanjang sejarah” menulis sebagai berikut:

“Sebuah contoh yang mencolok mata tentang hal ini ialah tata urutan (ranking) yang saya susun, yang menempatkan Muhammad lebih tinggi daripada Yesus (Isa), terutama disebabkan karena keyakinan saya bahwa Muhammad secara pribadi jauh lebih berpengaruh pada perumusan agama yang dianut orang Islam daripada Yesus pada perumusan agama Kristen.

Jatuhnya pilihan saya kepada Muhammad untuk memimpin di tempat teratas dalam daftar pribadi-pribadi yang paling berpengaruh di dunia ini mungkin mengejutkan beberapa pembaca dan mungkin pula dipertanyakan oleh yang lainnya. Tetapi dia memang satu-satunya orang dalam sejarah yang telah berhasil secara unggul dan agung, baik dalam bidang keagamaan maupun dalam bidang keduniaan.

Tambahan pula berbeda dengan Yesus. Muhammad itu seorang pemimpin keduniaan, sekaligus keagamaan. Nyatanya, sebagai kekuatan yang mendorong kemenangan-kemenangan orang-orang Arab (muslim) dan seyogyanya menempati urutan pertama sebagai pemimpin politik yang paling berhasil sepanjang masa.”

Dalam buku tersebut urutan kedua di tempati oleh Isaac Newton, seorang filosof Inggris dan pakar dalam matematika, fisika dan ilmu falak. Urutan ketiga ditempati oleh Yesus.

Dikutip dari

buku Wawasan Islam, karya H. Endang Saifudin Anshari, M.A
pesantrenonline.com

8 comments on “Renungan | Ungkapan Michael H. Hart tentang Nabi Muhammad SAW

  1. Untuk Umat Muslim, rangking2 semacam ini jangan jadi acuan karena ukuran nya juga tidak jelas. Masih ingat “tragedi” majalah Monitor tahun 90-an yang menempatkan Beliau SAW di urutan ke-11 yang bahkan jauh dibawah Presiden RI saat itu?

    Seharusnya, sebagai umat islam kita juga kecewa karena Nabi/Rasul Isa Al-Masih (Yesus) A.S dan Musa A.S berada di bawah seorang Isaac Newton yang di sisi Allah tidak jelas kedudukannya.
    Saya enggak yakin kalau Beliau SAW bukan diperingkat pertama maka admin blog mau memposting artikel ini. Padahal dalam Islam kita tidak boleh membeda-bedakan diantara Nabi/Rasul sesuai bunyi terjemahan salah satu ayat Al-Quran :

    Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.” (2:136)

    Dan masih banyak ayat yang lainnya. Harapan saya agar umat Islam mencintai Nabi/Rasul yang Allah SWT utus sebagaimana kita mencintai Beliau SAW, mengingat peran mereka yang tidak mudah dalam menegakan agama tauhid secara estafet. Terima Kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s