Menjadi Melati



Menjadi melatilah meski tampak tak bermakna.

Ia kan tebar harum mewangian tanpa meminta balasan.

Ia begitu putih seolah tanpa cacat.

Sebab ia tak takut hadapi angin dan hujan.

Dengan mungil tubuhnya ia tak pernah iri dengan mawar yang segar merekah,

dan tak pernah malu dengan bunga matahari yang menjulang tinggi.

Ia tak pernah dengki dan rendah diri pada keanggunan anggrek dan tulip yang berwarna-warni.

Dan tak gentar layu karena pahami hakekat hidupnya.

 

( thufail alghifari )

5 comments on “Menjadi Melati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s